UMUM

Gelombang Tinggi Lumpuhkan Aktivitas Nelayan Pulau Mandangin

Sampang – Cuaca ekstrem yang melanda perairan Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, berdampak signifikan terhadap aktivitas dan pendapatan para nelayan setempat. Rabu (14/1/2026)

Sudah beberapa hari terakhir, nelayan memilih tidak melaut akibat angin kencang yang disertai gelombang tinggi. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan, sehingga para nelayan menunggu cuaca benar-benar aman sebelum kembali beraktivitas di laut.

BACA JUGA :  Konflik Internal PBNU Memancing Reaksi Akar Rumput: Santri Sampang Serukan Sudahi Konflik Demi Keutuhan Umat

Selama cuaca buruk, para nelayan memanfaatkan waktu dengan melakukan perbaikan kapal dan jaring sebagai persiapan ketika kondisi laut kembali normal.

Salah satu nelayan Pulau Mandangin, Syafiuddin, mengaku sudah lima hari tidak pergi melaut. Padahal, melaut merupakan satu-satunya sumber penghasilan utama untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

BACA JUGA :  Butir Kebahagiaan di Kamoning: Warga Sambut Senyum Bantuan Pangan Nasional

“Sudah lima hari saya tidak melaut karena cuaca buruk. Ini satu-satunya sumber pendapatan saya untuk kebutuhan keluarga,” ujar Syafiuddin.

Ia menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama tidak melaut, dirinya terpaksa mengandalkan bantuan dan pinjaman dari tetangga.

Syafiuddin berharap cuaca buruk yang melanda perairan Pulau Mandangin segera berlalu agar para nelayan dapat kembali melaut dan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

BACA JUGA :  Senyum Haru di Batu Karang: Ibu Umrina Melihat Rumah Sudah Terlihat Cantik dengan Penuh Syukur

“Semoga cuaca segera membaik supaya kami bisa kembali melaut seperti biasa,” pungkasnya.

(Aw)

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button